Labuan Bajo, Mei 2016

Tidak Sulit (ternyata) untuk datang ke NTT. Tinggal kontak travel agent anda dan bayar tiketnya…..hehehehe… Buat anda yang suka traveling sendiri juga tidak usah ragu. Cari tiket, datang saja ke Labuan Bajo…setelah itu anda bisa menikmati banyak kehangatan lokalnya. Perjalanan saya kali ini bersama dengan rekan-rekan dari Indonesia Photo Tour (www.indonesia-photography.com) . Enaknya jalan dengan para Photographer adalah mereka selalu tepat waktu, mandiri karena terbiasa bawa peralatan photography yang aduhai banyak dan mahalnya, dan habis jalan-jalan kita dikasih banyak foto2 gratis yang super cakep 😀

DCIM100GOPROGOPR0122.
Brangkat!

Labuan Bajo adalah kota kecil yang terletak di atas bukit yang bisa anda kelilingi dalam waktu 1 hari. Pergilah ke puncak bukitnya maka anda akan dapat melihat hampir seluruh bagian kota, termasuk pelabuhan. Anda tidak usah khawatir tersesat karena jalan protokolnya mudah ditemui karena (memang cuma satu) menghubungkan pusat pemerintahan dan perekenomian.

Jika ingin island hopping tinggal datang ke pelabuhan, kapal sewaan dari yang kapasitas 10an orang sampai kapal pinisi besar kapasitas beberapa puluh orang parkir di sana. Tapi tetap saja saat peak season tidak bisa memilih kapal yang elok-elok sikit karena memang full booked.

Di Labuan Bajo tidak ada Ombak! Perairan kepulauan Komodo sangat tenang, setenang naga purba penghuninya. Kepulauan komodo sangat luas. Dari spot kunjungan satu ke spot kunjungan lainnya memakan waktu perjalanan kira-kira 1-2.5 jam. Rugi jika anda melewatkan spot-spotnya hanya karena terburu waktu harus pulang balik ke Labuan Bajo. Kapan lagi bisa difoto sama para professional…gratis pula *eh  😀

maksudnya, kapan lagi pesiar di taman nasional yang jaraknya 3000 kilometer jauhnya itu??

_MG_0090
Hanya Salah Satu dari Ribuan Spot Cantik di Taman Nasional Pulau Komodo (Pic by Firman)

 

Jika anda tidak ingin kehilangan kesempatan menikmati perairannya yang aduhai biru dan tenang ini, sewalah kapal yang menyediakan bilik-bilik untuk menginap. Sebenarnya saya enggan menginap di laut, mengingat ikan adalah teman makan nasi bukan teman tidur hehehehe….Tetapi berhubung yang mendampingi trip adalah Sang Owner sendiri, oke bangetlah. Hujan di lautpun ditiup hembus menjauh…wuuussshh…… langit cerah menyongsong matahari terbit keesokan harinya.

DCIM100GOPROGOPR0549.
Fajar Menyingsing

 

Seminggu saya hanya melihat wortel, kubis, kol, dan itu lagi itu lagi. Maka dari itu kalau kesini kita makan ikan!! Hidangan ikan ada di sepanjang jalan besarnya. Ikan bakar, ikan diapakan apanya itu ada di sana. jangan lupa mencoba restoran bintang lima versi trip advisor. Saya mencoba salah dua salah tiga, hasilnya??? Rasakan sendiri!!

IMG_6530
Makan Makan Makan

 

Terimakasih untuk Indonesia Photo Tour karena akhirnya setelah 2000 tahun menunggu, Komodo-Komodo itu bisa ketemu saya…. 😀 Semoga makin banyak pioneer -pioneer muda yang mengajak masyarakat luas untuk terus menjelajah dan tentunya tetap menjaga potensi pariwisata Indonesia.

Jika Bali membangun pariwisatanya lebih dari 50tahun, bukan tidak mungkin daerah-daerah lain di Indonesia bisa menyusul ketertinggalannya dengan waktu yang lebih singkat, mengingat teknologi sekarang sudah sangat maju dan tentu saja berkat adanya dukungan pemerintah untuk memunculkan Bali-Bali yang lain di seluruh bagian Indonesia.

 

Jika orang asing memulai keliling Indonesia di masa pensiunnya, maka betapa beruntungnya kita sudah keliling Indonesia sejak masa muda (bahkan sebagian orang sudah berpetualang sejak masa kanak-kanak).

Maju terus pariwisata Nusantara!!!

 

IMG_6454
Indonesia Raya Indonesia Jaya

 

Sedikit tentang Flores :

Gambar Senja di labuan Bajo

Komodo National Park

 

 

Leave a Reply