Taman Bumi Ciletuh

Sukabumi, Bumi bersuka…!!

Ciletuh, salah satu Cagar Bumi yang dapat dijumpai di Kabupaten Sukabumi.
Taman bumi Ciletuh merupakan sebuah geopark yang mengambil bagian di salah satu sisi dari garis pantai di Sukabumi, teluk berbentuk tapal kuda yang menghantam ke dinding-dinding batuan curam, batuan singkapan zaman purba yang terbentuk dari aktivitas vulkanik 65 juta tahun yang lalu.

Wah… saya yakin bapak saya yang seorang guru Geografi belum lahir…apalagi saya … 😀

Kawasan ini memiliki beberapa air terjun cantik yang mengalir melalui dinding-dinding curamnya, langsung menuju ke samudra Hindia.

Untuk mencapai Geopark Ciletuh, saya harus menempuh perjalanan selama 8 jam ke kawasan wisata pantai Ujung Genteng ditambah 2 jam offroad ke arah Ciletuh karena JAB – Jalannya Ancur Banget…. Saya berharap jalan yang hanya satu-satunya menuju geopark tersebut bisa segera bisa diperbaiki.

Kami menyusuri jalan di sepanjang teluk tapal kuda itu, lautan, daratan, dan dinding-dinding terjal perbukitan yang terbentuk karena singkapan batuan andesit sangat memikat. Kawasan inipun tak lepas dari kegiatan pertanian masyarakatnya. Sawah yang ditanami padi menghampar di sebagian besar wilayahnya.

Sesampainya di lokasi sebuah air terjun, kami sekeluarga TKN – Tukang Keliling Nusantara segera berhamburan keluar mobil, menyusuri jalan setapak yang berada di pinggir saluran irigasi kecil. Tak jauh perjalanan tersebut sampailah kami di sebuah air terjun ….

WOW!! cantiknya. Tak akan lupa saya dengan keindahan batuan merah membentuk dinding curam membentuk ceruknya. Kemarau hebat tak menyurutkan airnya. Pantas saja air terjun super tua ini masih dicari-cari para penggandrung fotografi. Kami sendiri memang menyempatkan diri untuk “menculik” seorang MODEL CANTIK NUSANTARA yang dipaksa rela diajak menjelajah dengan menempuh perjalanan yang DAHSYAT!! ini.

Ciletuh1

Saya teringat seorang guru Project Management saya bertanya beberapa waktu yang lalu.

“Negara apa yang terakhir kamu kunjungi?”

Saya menjawab, “Kamboja!!” ups…. Itu sudah beberapa tahun lalu. Belum meluangkan waktu untuk menjelajah lagi (Kunjungan ke Singapura tentunya tidak bisa dikategorikan sebagai “menjelajah”)

Karena saat ini … saya sungguh sangat sibuk dengan Indonesia….

Sibuk hunting thousands story of INDONESIA 🙂

Catatan Perjalanan :

Sangat disarankan untuk menggunakan Kendaraan 4WD (seperti kami ini loh hehe…) karena lebih memungkinkan untuk melalui “jalan raya” naik turun yang kondisinya sangat memprihatikan (dramatisir dari rusak berat). Selain badan tidak rontok-rontok amat, kendaraan juga terhindar dari kerusakan … haha…

Terimakasih kepada Nextrip yang mengajak saya untuk ikut berpartisipasi naik mobil 4WD istimewa dalam acara merontokkan badan ini … my pleasure traveling with you … !!! 😀

Ciletuh2

Leave a Reply