Kasembon – BOOM!! BYUUUURRRR!!!

 

Ternyata tidak mudah membuat nasi goreng spesial di hotel berbintang. Terbukit tulisan tentang Bromo di bawah sudah selesai, pesanan nasi goreng speSIAL saya belum kunjung datang. Mari kita lanjutkan ke tempat lain yang sempat saya kunjungi beberapa waktu lalu….Kasembon…entah di belahan bukit bagian mana itu 🙂

Wisata rafting di Kasembon biasa-biasa saja..belum ada yang menandingi Pekalen…(halaaah sok kayak ahli rafting aja) :p Sungai irigasi menawarkan riak yang tidak bergitu liar, dan kali musim kering ini air surut..hehe…amaaaan….buat saya manusia yang takut air. ,,hehe

Tapi Kasembon menawarkan wisata BOOM! Kita harus melalui pintu-pintu air sungai irigasi yang memuntahkan air deras setinggi 3 sampai 5 meter. Mana kita tahu kalau harus BOOM! Setinggi itu…Leha-leha, tertawa-tawa, eh tiba-tiba BOOM!! TERBANG!! dan BYUUUUUUR!!.. saya keluar dari perahu karet dan tercebur ke air…. 😀

Sungai irigasi ini menceburkan saya ke air …..terlalu … 😀

 

—————————

Tiga bapak-bapak rekan seperahu saya khawatir, sambil berusaha menarik saya untuk bisa naik ke perahu…

“Aduh duh…bentar bentar”, saya juga ikut-ikutan panik (ikut?? Emang panik kaleeee) …Berusaha berenang daaaaaan eng ing eng … air muka saya berubah .. air muka sok jagoh berenang gituhh….

Sambil meringis saya berteriak “tenaaaang paaaak….kaki sayaaa napaaak koooook”

Kroook…cerita saya garing ya 🙂 .. Datanglah di musim kering, Kasembon sungainya cetek 🙂

———————————

Kami berdua belas, terbagi ke dalam tiga perahu karet. Selain BOOM! Kami bisa menikmati sunset yang aduhai indahnya dari atas perahu karet .. rafting di Kasembon adalah “rafting santai” …. Kami menghabiskan sisa rute dengan mengobrol, main “ciprat air tampar dayung”, dan balap dayung perahu karet..heehehe…untungnya saya perempuan sendiri, seandainya ada ibu-ibu yang ikut bisa bikin arisan sekalian ..  untuk menuju kesejahteraan dengan kegiatan perekonomian mandiri #eh :p

 

10 teman yang lain memilih berleha-leha dan berfoto-foto di hamparan sawah yang tidak kalah indahnya. Indonesia itu memang indah, memenuhi bermacam-macam selera para penikmat keindahan…begitu bukan??

 

 

Bromo! (lagi)

Pak..pak..pak..jangan duduk di sana donk | lapo, mbak .. yang jatuh saya kok | kroooookkkkkk ….. :HAMMER

Sepenggal percakapan saya dengan seorang pengunjung kawah Bromo. Dengan santainya bapak tua kurus dan lusuh itu duduk di pagar pengaman yang berdiri terseok di bibir kawah. Pagar pengaman yang tak lagi aman…tua, rapuh, dimakan waktu dan diseduh muntahan lahar panas setahun lalu… menengok sejenak ke bibir kawah, sekujur tubuh merinding…bukan karena membayangkan kalau-kalau si bapak itu tiba-tiba kepleset dari duduknya dan jatuh ke kawah…tapi saya merinding menggigil membayangkan kalau-kalau si bapak itu tergelincir, latah memegang tangan orang yang sedang berdiri di samping saya, yang kemudian ikut-ikutan latah menarik baju saya untuk berpegangan……bisa saja kami terguling bertiga …. hiiiiiiiiiiiiiiii…..ogah ah … saya buru-buru menjauh, foto-foto sedikit, lalu ngacir turun gunung…. :p

Catatan Perjalanan :

Kali ini saya berkunjung ke Malang bersama lima, enam, UHUK! Tepatnya duapuluh dua orang lainnya. Tak usah sebut nama karena selain capek saya juga tidak sanggup menghapal sekian banyak nama laki-laki :p Tujuan pertama kami adalah Kasembon. Kasembon berjarak sejam UHUK!! Dua jam dari Malang. Tidak jauh memang UHUK! tapi jarak ini tiba-tiba menjadi sangaaaat jauhhhh jika para traveler yang menumpangi pesawat delay sedang mengalami keadaan lapar. Jarak akan semakin terasa jauh jika bus yang ditumpangi mogok…ahaaay … saya akan selalu ingat hari itu, Hari kamis panas di bulan Mei yang membakar semangat saya untuk turun dari bus dan membeli kue pukis seribu rupiah di pinggir jalan… Ibu..saya lapaaaaaaaaar …

Kali ini saya tidur di hotel layak…huahahaha…saya tak pernah berharap hotel bagus dikala berlibur. Balkon berpemandangan elok Gunung Arjuna (anggaplah begitu) yang cukup mengobati lelah. Hotel kami terletak di tengah-tengah Batu secret zoo …. Sebuah konsep yang menarik…ini kali pertama saya terbangun di pagi hari dan mendengar suara-suara binatang yang tak lazim dipelihara di rumah. Bayangkanlah anda bangun dan mendengar suara lutung bertengkar?? atau suara bangau berteriak teriak lapar (atau mau kawin??) ?? Tapi saya tak pernah berharap ada suara macan yaaaa … saya kira bukan saya yang tidur di tengah-tengah kebun binatang, tapi binatang-binatang itu yang numpang tidur di halaman hotel tempat manusia tinggal .. kasiannya mereka.. 😀 Saya ingin menulis sedikit kekagokan saya ketika menginap di hotel ini…bak sampah segede gaban masuk lift tamu!!! … saya tidak tahu dan tak mau tahu itu bak sampah basah atau kering… sudahlah..saya sudah masukkan pesan dan kesan ke kotak saran…semoga ada yang baca.. sukur-sukur ditampung untuk perbaikan ke depan … kalau ngga ya sudahlah … masih banyak hotel lain yang lebih bersih dan gratis #eh

Bahwa hidup ini luaaaaaar biasa. Baru Januari lalu (4 bulan lalu) saya berkunjung ke Bromo … Kala itu di kaki-Nya saya berjanji kelak ketika saya usai menunaikan tugas saya di bangku kuliah, saya akan berkunjung ke Bromo dan naik ke Puncaknya. Siapa sangka saya memenuhi janji saya secepat ini … Saya naik ke puncaknya dengan terengah-engah, melihat mulut kawah yang sama dengan yang saya daki sembilan tahun lalu.…hanya saja kali ini lubang kawah nampak lebih dalam dan dari dalamnya mengepul asap tipis…. Semoga kesehatan tetap berpihak dan saya akan berkunjung ke puncak-puncak Indonesia lainnya.

 

1000 Jam bersama Indonesia – salam mebading

Foto-Foto : Commando adv.

3 Thoughts to “Kasembon – BOOM!! BYUUUURRRR!!!”

  1. hatta

    Mantap kakak !!! 😀

    1. writemebading

      SIAP!! 🙂

    2. Nani

      waa…tnyata ke bromo ya k’di??liat sunrisenya jg ga yg dari pnuack itu (bukan dari pnuack bromo-nya, tp gunung sebelahnya)??emank c penuh perjuangan buat liatnya (dingin bgt, cz jam 4am uda harus siap di tempat), tp puaaasss..=D

Leave a Reply